Pengalaman Berbisnis menggunakan E-commerce

Rabu, 06 April 2011


Pengalaman pribadi saya dalam bidang E-commerce adalah saat saya membantu sepupu saya dalam menjalankan usaha shopping online. Electronic Commerce (E-Commerce) adalah proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan computer. E-commerce juga mengandung pengertian sebagai penyebaran, pemasaran jasa, melalui system elektronik seperti internet atau jaringan computer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik,system manajemen inventory otomatis dan system pengumpulan data otomatis. Sepupu saya mempunyai toko pakaian yang bernama Butik AELA. Butik AELA terletak di Jl. Sepat no 36, Kebagusan – Pasar Minggu – Jakarta Selatan. Pada awalnya Butik AELA tidak menggunakan e-commerce dalam menjual produknya tetapi hanya dengan butik yang ada tersebut. Namun dengan perkembangan teknologi, maka saya dan sepupu saya mempunyai inisiatif untuk menjual barang-barang dari Butik AELA melalui e-commerce.

Kami menjual produk kami kepada konsumen menggunakan situs jejaring sosial yaitu Facebook. Dengan membuat akun dengan nama Butik AELA, kemudian kami menambahkan teman dengan perempuan-perempuan yang ada di situs jejaring sosial tersebut. Kami memasukan foto baju dan aksesoris dari produk Butik AELA, di foto tersebut kami memberitahukan detail dari barang tersebut supaya konsumen dapat mengetahui dengan jelas barang yang kami jual. Baju dan aksesoris yang kami jual terbatas karena kami tidak pernah membuat lagi baju dan aksesoris yang telah terjual.  

Sebelum membeli produk yang kami jual, konsumen diharuskan untuk membooking barang yang akan dibeli dengan cara mengirimkan sms kepada kami, dan jangka waktu untuk booking itu adalah 2 hari. Jika setelah 2hari setelah booking tetapi konsumen belum mengirimkan uang kepada kami, maka booking tersebut dibatalkan. Untuk mengirimkan uang kepada kami, konsumen akan mengirim nama dengan alamat lengkapnya, setelah itu kami akan menanyakan, dengan bank apakah konsumen melakukan pengiriman uang. Setelah uang berhasil ditransfer oleh konsumen kepada kami, maka kami akan mengeceknya menggunakan e-banking. Jika uang yang ditransfer sudah masuk kedalam rekening kami, maka kami akan mempersiapkan barang dan membungkus barang yang akan dikirim. Untuk pengiriman barang, kami menggunakan jasa JNE. Untuk mengecek apakah produk yang kita kirim sudah sampai atau belum kepada konsumen, kita bisa mengeceknya pada website JNE. Disana akan diberitahukan apakah paket yang kita kirimkan sudah sampai atau masih dalam proses pengiriman. Setelah paket diterima oleh konsumen maka konsumen akan memberitahukannya kepada kami. 

Dengan menggunakan e-commerce dalam menjual produk kami, saya merasakan beberapa manfaat, yaitu konsumen tidak harus datang ke butik kami tetapi hanya dengan menghubungi kami melalui situs  jejaring sosial Facebook dengan begitu konsumen dapat menghemat waktu dan uang, Kami dapat menjual produk kami sampai ke luarkota sehingga keuntungan yang kami dapatkan juga lebih banyak daripada butik yang ada langsung dirumah kami. Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.

papa terbaikku..

Sabtu, 19 Maret 2011

ife

Pria yang ada pada foto diatas adalah Sunardi Wijaya. Dia adalah orang tua dan sahabat yang baik bagi aku. Papa lahir pada 11 januari 1964. Papa berasal dari Purwakarta, Jawa Barat. Aku memang tidak sering berkumpul dengan keluarga dari papa oleh karena itu hanya sedikit saudara yang aku kenal dari papa. Dibandingkan dengan mama, umur papa lebih muda satu tahun. Tetapi umur tidak menentukan kebijaksaan seseorang dan kedewasaan dari orang tersebut. Papa tidak hanya menjadi orang tua yang baik tetapi juga sebagai sahabat yang baik untuk aku. Pada suatu hari papa berkata "Put, kamu kalau ada apa-apa cerita ya sama papa. Anggap saja papa teman kamu, soalnya kalau sebagai teman. Pasti kamu lebih enak ceritanya. Papa enggak mau cuma jadi orang tua kamu saja tetapi mau jadi sahabat kamu" . Keadaan keluarga yang membuat aku dan papa tidak tinggal bersama didalam satu rumah lagi menjadikan kurangnya waktu untuk bisa bertemu tetapi papa selalu berkomunikasi dengan kita, walaupun hanya untuk menanyakan "Put, kamu lagi apa? Masih ada uang simpanan kan? belajar yang benar ya biar nilainya bagus hehe". Disaat aku dan fifi tidak tau siapa yang bisa menjemput atau mengantarkan ke suatu tempat, pasti papa sebisa mungkin menyediakan waktunya untuk kita walaupun dia mungkin harus membuang waktu kerjanya. Dia sangat memahami anak-anaknya dalam segala hal. Papa tidak pernah marah kepada anaknya karena dia tahu tidak ada orang yang sempurna. Aku selalu berdoa yang terbaik untuk papa. Papa adalah papa yang terbaik. You're my hero, dad :)